Grabadan LogoGrabadan .Com
Kembali ke Semua Artikel
Software Produksi
6 menit baca30 Agustus 2026

Cara Menghitung HPP Usaha Produksi Kue & Makanan Olahan dengan Tepat

Panduan praktis menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), resep Bill of Materials (BOM), dan menentukan margin keuntungan usaha kuliner.

Budi Santoso
Budi Santoso
Food Production & Costing Specialist

##Tantangan Menghitung Modal Usaha Dapur & Bakery

Banyak pengusaha kue rumahan, catering, dan bakery mengalami situasi di mana pesanan sangat ramai, tetapi pada akhir bulan keuntungan kas tidak terlihat. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP).

Fluktuasi harga bahan baku (seperti telur, tepung, mentega, dan minyak) sering kali tidak langsung diperbarui pada harga modal resep, sehingga margin keuntungan tergerus tanpa disadari.


##Komponen Utama dalam Penghitungan HPP Produksi:

  1. Biaya Bahan Baku Utama (Direct Materials) Total harga seluruh bahan yang masuk ke dalam resep per batch produksi (contoh: 500gr terigu, 4 butir telur, 200gr margarin, 150gr gula).
  2. Biaya Bahan Kemasan (Packaging) Kotak dus, plastik mika, stiker label merek, dan pita hiasan.
  3. Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor) Upah juru masak atau tenaga pembantu produksi per batch.
  4. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead) Biaya gas LPG, listrik oven, air, dan penyusutan alat dapur.

##Rumus Praktis HPP Per Porsi:

HPP Per Unit = (Total Biaya Bahan + Kemasan + Tenaga Kerja + Overhead) ÷ Jumlah Output Produk Jadi

Dengan modul produksi Grabadan, setiap perubahan harga bahan baku di gudang otomatis mengkalkulasi ulang HPP resep Anda secara real-time.

Topik Terkait:#Software Produksi#HPP Kue#Bakery#Bill of Materials#Kuliner

Tertarik Memodernisasi Usaha Anda dengan Grabadan?

Dapatkan akses software kasir POS lengkap, modul resep produksi, dan pemantau harga pasar dengan asistensi implementasi 5x pertemuan.